Listen Quran: 2/Al-Baqarah-30. وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُواْ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاء وَنَحْنُ نُسَبِّحُ
Di dalam Tafsir Surah Ar-Rum ayat 30 ini juga membahas tentang makna “Fithrah”. Baca Sebelumnya: Tafsir Surah Ar-Rum ayat 28-29. Ayat 30. Tafsir Surah Ar-Rum ayat 30 ini menyuruh Nabi Muhammad meneruskan tugasnya dalam menyampaikan dakwah, dengan membiarkan kaum musyrik yang keras kepala itu dalam kesesatannya.
Surat Ar-Rum Ayat 6. وَعْدَ اللَّهِ ۖ لَا يُخْلِفُ اللَّهُ وَعْدَهُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ. 6. (Sebagai) janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Selain itu, terdapat pula beberapa makna dan kandungan surah An Naml ayat 30 lainnya, yakni: Menurut penelitian STAIN Ponorogo menunjukkan, dalam dialog Nabi Sulaiman dan burung Hud-hud dalam Surah An Naml ayat 30 ini termasuk dalam kepemimpinan yang demokratis. Selain itu, terdapat kesesuaian antara kepemimpinan yang digambarkan Nabi Sulaiman
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd.
surah 2 ayat 30